Pinjaman dana tunai kerap kali dijadikan salah satu solusi untuk Anda yang membutuhkan dana, apalagi jika kondisinya mendesak atau pun mendadak. Melalui fasilitas pinjaman tersebut, dana yang dipinjam bisa langsung Anda gunakan karena dana yang diberikan dalam bentuk tunai. Apabila pengajuan pinjaman Anda diterima, maka pihak penyedia pinjaman akan langsung mentransfer dana tersebut kepada Anda.

Di Indonesia sendiri, pinjaman dana tunai memiliki beragam jenis yang bisa digunakan. Hal ini tentu saja berbeda dengan Anda yang melakukan pinjaman Kredit Kepemilikan Rumah (KPR), Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) yang semuanya berbentuk benda.

Oleh karena itu, sebelum Anda melakukan pengajuan pinjaman dana tunai, ada baiknya Anda mempelajari terlebih dahulu jenis-jenis pinjaman tunai berikut :

Pinjaman Uang Tunai Tanpa dan Dengan Agunan

Pinjaman dana tunai pertama ialah pinjaman dengan agunan atau yang kerap disebut kredit multiguna. Pinjaman ini akan meminta Anda untuk memberikan agunan atau jaminan, apabila Anda ingin mengajukan pinjaman. Jenis jaminan yang bisa diberikan berupa sertifikat rumah, tanah, atau pun BPKB. Batasan tertinggi pinjaman yang Anda dapatkan rata-rata sekitar 70 hingga 80% dari nilai aset.

Misalnya saja nilai jual dari motor Anda sekitar Rp20 juta, maka Anda bisa mendapatkan dana pinjaman maksimal sekitar Rp16 juta. Jika semakin tinggi nilai jual dari aset Anda, maka tentu saja akan semakin tinggi jumlah plafon pinjaman yang akan didapat. Jenis pinjaman ini juga disediakan bank, syarat utamanya ialah Anda perlu jaminan seperti yang telah dibahas sebelumnya. 

Selanjutnya ialah pinjaman tanpa agunan atau tanpa jaminan. Berbeda dengan pinjaman dengan agunan, jenis pinjaman ini tidak memerlukan jaminan apabila Anda ingin melakukan pinjaman. Sehingga Anda juga tidak perlu repot mencari aset yang dapat digunakan dengan cepat. Karena tidak ada jaminan, maka proses yang dilalui juga tidak memakan waktu lama.

Umumnya, dana pinjaman Anda akan cair selang waktu 1 sampai 14 hari kerja. Tentu saja cairnya uang akan bergantung dengan jumlah dana yang diajukan. Apabila pengajuan dana sedikit dan dokumen pendukung sudah dilengkapi, maka kemungkinan dana akan cepat cairnya. Anda juga bisa melakukan pinjaman dari bank, sebab saat ini banyak bank yang menyediakan jenis pinjaman ini.

Pinjaman Uang Tunai Koperasi dan Online

Pinjaman uang koperasi ini termasuk salah satu jenis pinjaman yang kerap digunakan oleh masyarakat. Jika Anda mengajukan pinjaman koperasi, maka Anda juga harus daftar jadi anggota koperasi. Sebab hanya para anggota koperasi yang bisa melakukan pinjaman ini. Bunga yang dibebankan oleh koperasi juga sedikit dan dana pinjamannya juga cukup sedikit, karena uangnya juga dari iuran anggota.

Jenis pinjaman dana lainnya ialah pinjaman uang online. Jenis pinjaman ini memang sangat sering dibicarakan. Pinjaman online ini juga semakin banyak digunakan, salah satunya ialah karena bisa diandalkan. Namun untuk memilih penyedia layanan pinjaman online ini memang harus berhati-hati. Sebab banyak juga oknum yang menipu dengan mengatasnamakan pinjaman tunai.

Apabila Anda ingin mencari jasa penyedia pinjaman online yang aman, maka Anda harus mengecek apakah penyedia pinjaman tersebut telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Karena jika sudah resmi terdaftar, maka setiap proses yang terjadi akan diawasi, baik saat proses pengajuan, proses pembayaran, bahkan proses penagihan sekalipun. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa mengeceknya melalui https://www.cekaja.com/.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *